Info Gunung: Gede (2.958 m dpl) – Pangrango (3.019 m dpl)

Jalur pendakian: Jalur Cibodas

Pos-pos:

  • Pos Pendakian TNGGP, Cibodas (1.425 m dpl)
  • Telaga Biru (1.575 m dpl)
  • Rawa Gayang Agung (1.600 m dpl)
  • Pos Panyancangan Kuda (1.628 m dpl)
  • Air terjun Ciberem (1.675 m dpl)
  • Pos Batu Kukus (1.820 m dpl)
  • Pos Pondok Pemandangan (2.150 m dpl)
  • Pos Kandang Batu (2.220 m dpl)
  • Kandang Badak (2.393 m dpl)
  • Puncak Pangrango (3.019 m dpl)
  • Lembah Mandalawangi
  • Tanjakan setan
  • Puncak Gede (2.958)

Sumber air:

Pos Pendakian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP)

Transportasi:

  1. Dari Plantagama menuju stas.Lempuyangan
  2. Dari stas.Lempuyangan Yogyakarta menuju stas.Kiara Condong Bandung dengan kereta Kahuripan.
  3. Dari stas.Kiara Condong Bandung menuju stas.Padalarang Bandung dengan kereta lokal.
  4. Dari stas.Padalarang Bandung menuju Simpang Tol dengan angkot
  5. Dari Simpang Tol menuju Kebun Raya Cibodas dengan bus jurusan Jakarta
  6. Dari Kebun Raya Cibodas menuju Kantor Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dengan angkot

Info tambahan:

  • Jalur resmi pendakian gunung Gede-Pangrango ada 3 yaitu via Cibodas, Gunung Putri, dan Selabintana.
  • Apabila Anda melakukan pendakian via Cibodas maka Anda dapat menjumpai sumber mata air panas.
  • Puncak Pangrango ditandai dengan sebuah patok dan masih bervegetasi lebat.
  • Tercium aroma belerang dari kawah Gede sehingga direkomendasikan untuk membawa masker.
  • Jalur pendakian Gede-Pangrango ditutup pada bulan Agustus untuk mengembalikan ekosistem hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
  • Peraturan pendakian Gunung Gede – Pangrango sangat ketat. Peraturan itu antara lain:
  1. Melapor kepada petugas di pintu masuk dan di pintu keluar. Petugas akan memeriksa perlengkapan bawaan Anda dan ijin Anda sebelum dan setelah pendakian.
  2. Dilarang membawa binatang dan tumbuhan dari luar ke dalam kawasan TNGGP.
  3. Dilarang memberi makanan kepada satwa.
  4. Tidak diijinkan membuat api di dalam kawasan, kecuali pada lokasi yang sudah diijinkan.
  5. Dilarang merusak, memindahkan, mencoret-coret sarana dan prasarana di dalam kawasan.
  6. Dilarang memetik, memindahkan, dan mengambil tumbuhan dari dalam kawasan.
  7. Jangan berjalan di luar jalur utama yang sudah ditentukan.
  8. Jangan membuang dan meninggalkan sampah di dalam kawasan, bawa sampah Anda ketika turun dari gunung.
  9. Dilarang membawa shampo, sabun, odol dan bahan detergen lain yang dapat mencemari air tanah.
  10. Dilarang membawa radio, alat musik, minuman beralkohol, dan narkoba kedalam kawasan.

(Sumber: http://www.gedepangrango.org/info-pengunjung/pendakian/)

  • Bagi siapa saja yang ingin mendaki ke gunung Gede dan Pangrango wajib untuk mendapatkan ijin SIMAKSI di Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dengan melakukan booking sebelumnya. Lama maksimum pendakian adalah 2 hari 1 malam.
  • Untuk mengurangi dampak negatif kepada lingkungan dan agar pengalaman saat mendaki memuaskan, maka TNGGP menetapkan sistem kuota,yaitu 600 orang pendaki per hari melalui 3 pintu masuk dengan pembagian: Cibodas 300 orang, Gunung Putri 200 orang, dan Selabintana 100 orang.jalur_gede4

Peta Jalur Pendakian Gunung Gede-Pangrango

Sumber: (http://sachrul.blogspot.com/2013/05/jalur-pendakian-gunung-gede-pangrango.html)

Categories: DIVISI RIMBA GUNUNG, SEPUTAR GUNUNG | Tags: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: